Hot News

Dishub DKI Janji Pendekatan Humanis Usai Viral Motor Ojol Diangkut Saat Bertugas

22 Juni 20262 menit bacaTim Informasi POOSI
Jakarta
Hot News
Dishub DKI Janji Pendekatan Humanis Usai Viral Motor Ojol Diangkut Saat Bertugas

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan motor milik pengemudi ojek online (ojol) diangkut petugas saat sedang menjalankan order di kawasan Jakarta. Peristiwa tersebut memicu perdebatan publik, terutama terkait prosedur penertiban kendaraan di lapangan.

Menanggapi hal itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyatakan akan mengevaluasi cara penindakan di lapangan agar lebih mengedepankan pendekatan persuasif. Dishub menegaskan bahwa penertiban tetap dilakukan sesuai aturan, namun dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi di lapangan.

Pihak Dishub menjelaskan bahwa tindakan penertiban biasanya dilakukan terhadap kendaraan yang melanggar aturan parkir atau berada di lokasi terlarang. Namun, dalam kasus yang viral tersebut, pihaknya akan meninjau kembali prosedur agar kejadian serupa tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Selain itu, Dishub juga akan memperkuat koordinasi dengan petugas lapangan agar lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan. Pendekatan humanis dinilai penting, terutama karena banyak pengemudi ojol yang menggantungkan penghasilan harian dari pekerjaan mereka di jalan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama, baik bagi petugas maupun masyarakat, agar penegakan aturan tetap berjalan tanpa menimbulkan dampak sosial yang tidak diinginkan.

Bagikan ke Komunitas:

Komentar Pembaca(3)

  • vickyPenumpang ojol

    Semoga beneran humanis ya pak, jangan cuma pas lagi disorot media aja manisnya. Driver ojol itu mitra yang bantu muter roda ekonomi Jakarta juga. Kalau salah ya ditegur baik-baik dulu, jangan langsung main sikat. Kasihan mereka nyari duit halal di jalan udah susah, jangan makin dipersulit.

  • zackDriver ojol

    Janji Dishub itu mirip kayak janji mantan, manis di awal doang pas ketahuan salah. Di artikel bilang mau humanis, kita lihat aja minggu depan di lapangan. Palingan kalau kameranya udah mati, jurus 'main angkut tanpa permisi' jalan lagi. Lagian ojol juga ogah kali parkir sembarangan kalau pihak mall atau gedung nyediain tempat drop-off gratis yang manusiawi. Jangan ojolnya terus yang digencet.

  • aldoPembaca

    The power of viral emang beda ya, langsung ada janji pendekatan humanis, hehe. Tapi ya semoga ini jadi evaluasi bareng deh. Aturan tetep harus ditegakkan biar gak macet, tapi petugas di lapangan juga harus bisa bedain mana motor yang emang ditinggal parkir liar, mana yang drivernya cuma berhenti 2 menit buat ambil pesanan.

Tulis Komentar

Komentar Anda akan ditinjau redaksi sebelum ditampilkan.